Rabu, 02 November 2016

Karya Tulis Ilmiah

BAB 1
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
            Buah Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya L . Buah Pepaya adalah buah yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Selatan bagian utara. Buah Pepaya kini menyebar luas dan banyak ditanam di daerah tropis. Buah Pepaya berasal dari Bahasa Belanda “papaja” atau juga bisa berasal dari Bahasa Arawak “papaya”. Di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan nama Pepaya. Orang Jawa menyebutnya dengan nama Kates, sedangkan orang Sunda menyebutnya dengan Gedang.
            Buah Pepaya mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Buah Pepaya selain mengandung vitamin A, ternyata buah ini banyak dimanfaatkan sebagai obat. Di Indonesia pemanfaatan buah ini sendiri masih kurang maksimal. Hal ini disebabkan kebanyakan masyarakat menganggap remeh buah yang banyak tumbuh di Indonesia. Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih memilih buah-buahan impor seperti buah Pir, buah Apel dan buah Kiwi. Buah-buahan impor pun belum tentu memiliki manfaat sebanyak buah Pepaya.
            Salah satu alasan mengapa buah  Pepaya kurang disukai oleh masyarakat adalah kurangnya kreatifitas dalam mengolah buah ini. Selama ini yang kita tahu hanya buah dan daun pohon Pepaya saja yang dapat dimanfaatkan.Ternyata biji buahPepaya pun dapat dimanfaatkan apabila kita pandai mengolahnya. Biji buah Pepaya dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Olahan sebelumnya pada biji pepaya diantara lain ada kopi yang terbuat dari biji pepaya.Selain dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan, biji buah Pepaya dapat pula diolah menjadi makanan ringan dalam bentuk rempeyek. Oleh karena itu, kami mencoba membuat variasi baru rempeyek yang bahannya terbuat dari biji buah Pepaya. Alasan kami memilih rempeyek adalah melihat begiu banyak minat dan rasa suka masyarakat terhadap makanan jenis ini. Makanan ringan ini dinamakan “Rempeyek dari Biji Buah Pepaya”.
B. RUMUSAN MASALAH
1.     Apa saja zat yang terkandung dari biji buah pepaya ?
2.     Apa saja manfaat yang dari biji buah pepaya?
C. TUJUAN
1.     Mengetahui kandungan zat yang ada dalam biji buah pepaya.
2.     Mengetahui manfaat biji buah pepaya bagi tubuh manusia.
D. MANFAAT
1.     Bagi Masyarakat
Menambah wawasan kepada masyarakat bahwa biji buah pepaya mempunyai banyak manfaat, salah satu diantaranya adalah dapat diolah menjadi rempeyek.
2.     Bagi Peneliti
Menambah pengetahuan bahwa biji buah pepaya dapat diolah menjadi rempeyek.
E. SISTEMATIKA KARYA TULIS
BAB 1 Pendahuluan
Membahas tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat dan sistematika karya tulis.
BAB 2 Kajian Pustaka
Membahas tentang pepaya, khususnya biji buah pepaya dan rempeyek.



BAB 2
KAJIAN PUSTAKA
A.     PEPAYA
1. Pengertian dan Klasifikasi Pepaya
     Klasifikasi buah pepaya sebagai berikut :
Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom        : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi        : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                   : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                    : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas            : Dilleniidae
Ordo                     : Violales
Famili                  : Caricaceae
Genus                   : Carica
Spesies                 : Carica papaya L.

            Menurut Wikipedia, Pepaya adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerka Selatan. Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam diseluruh daerah tropis.

            Menurut KBBI, Pepaya adalah tumbuhan buah tropis, batangnya lurus tidak beranting seperti Palem, tetapi tidak berkayu, buahnya berdaging tebal dan manis; betik; kates; keliki; Carica papaya.

            Menurut KBBI, Biji adalah isi buah (yang apabila ditanam dapat tumbuh).Butir buah yang kecil-kecil.

            Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa biji pepaya adalah butir buah yang kecil-kecil dari buah yang tumbuh di daerah tropis yang kini sudah menyebar luas, buahnya berbentuk bulat lonjong serta manis.
2. Jenis Pepaya
            Jenis pepaya berbeda-beda karena berbeda pemanfaatan dan selesra konsumen.
a.      Pepaya Bangkok
Pepaya bangkok diintroduksi dari Thailand. Permukaan buahnya tidak rata dan kulit luarnya relatif tipis, sehingga sulit dikupas. Kelebihannya, dagingnya manis dan berair. Buahnya berukuran besar.
b.     Pepaya Solo F1
Pepaya ini adalah pepaya kultivar hibrida unggul dari Hawai. Buahnya kecil-kecil dan disukai kaum barat.
c.      Pepaya Callina
Pepaya ini adalah adalah salah satu varietas pepaya hasil pemuliaan oleh tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) di Institut Pertanian Bogor. Namun, di pasaran pepaya ini lebih dikenal dengan sebutan "pepaya california" sehingga tidak heran banyak orang terkecoh dan mengira bahwa pepaya ini termasuk buah impor.

3. Manfaat Buah Pepaya
a.      Anti Inflamasi
Manfaat papaya bagi penderita arthritis, osteoporosis, edama dapat menghilangkan rasa sakit karena enzim anti inflamasi yang terkandung pada pepaya. Enzim tersebut juga memiliki sifat mencegah kanker.
b.     Menguatkan sistem imun
Vitamin C dan vitamin A yang diproduksi dalam tubuh. Senyawa beta karoten yang terdapat dalam pepaya, diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari dalam. Oleh karena itu, pepaya mungkin menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam.
c.      Menyehatkan tulang
Kekurangan asupan vitamin K banyak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi, pada masalah patah tulang. Penting untuk mengkonsumsi buah pepaya, untuk mencukupi kebutuhan vitamin K untuk kesehatan tulang yang baik. Karena melakukan tindakan dalam mengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi ekskresi kalsium.
d.     Baik untuk penderita diabetes
Pada sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah dan penderita diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan insulin. Dengan 1 buah pepaya ukuran sedang, menyediakan sekitar 4,7 gram serat.
e.      Mencegah penyakit jantung
Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium , merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung
f.      Baik untuk pencernaan
Manfaat pepaya yang satu ini sudah tidak diragukan lagi, jika anda susah BAB, pepaya solusinya. Di dalam pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain, yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut, sangat baik dalam pencegahan sembelit dan mempromosikan keteraturan buang air besar, sehingga menyehatkan saluran pencernaan.
g.     Mencegah degenerasi makula
Senyawa eaxanthin antioksidan yang ditemukan dalam pepaya, menyaring sinar cahaya biru berbahaya yang diperkirakan, akan berperan protektif dalam kesehatan mata untuk menangkal kerusakan degenerasi.

h.     Mempercepat proses penyembuhan luka
Ketika pepaya digunakan secara topikal dengan menumbuk buahnya, terlihat bermanfaat untuk mempromosikan penyembuhan luka dan mencegah infeksi daerah kulit yang terbakar. Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.
i.       Pencegahan asma
Risiko untuk mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten, yang banyak terkandung dalam pepaya. Seperti yang juga terdapat pada manfaat brokoli, manfaat melon, labu dan manfaat wortel.
j.       Menurunkan berat badan
Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik.
k.     Daging buah pepaya yang berfermentasi, membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.
l.       Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.


4.     Manfaat biji pepaya
a.    Antibakteri
Penelitian telah dilakukan dan menemukan kalau biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

b.   Melindungi ginjal
Penelitian telah menemukan kalau dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

c.    Menghilangkan parasit di usus
Ada bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak Nigeria dengan parasit usus, 76,7% dari anak-anak bebas parasit setelah tujuh hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari anak-anak yang menerima plasebo.

d.   Menetralisir racun dalam hati
Dalam pengobatan di negeri Cina diyakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

e.    Mengobati cacingan
Penyakit memalukan ini juga sangat baik dibasmi dengan biji pepaya, bahkan sangat ampuh katanya.

f.    Mengatasi uban
Bubuk biji pepaya yang dikeringkan dan telah ditumbuk halus dipercaya dapat membantu menghilangkan uban di rambut. Gunakan secara rutin untuk pada saat mandi lalu keramas dengan air bersih agar uban hilang dan tidak menjadi jadi.


5.     Kandungan zat dalam biji pepaya
a.    Tanin
Tanin merupakan zat organik kompleks dan terdiri dari senyawa fenolik. Tanin dahulu digunakan untuk menyamakkan kulit hewan karena dapat mengikat protein.

b.   Flavonoid
Flavonoid merupakan senyawa pereduksi yang baik, menghambat banyak reaksi oksidasi. Secara tradisional, Flavonoid digunakan untuk mengobati penyakit hati.

c.    Saponin
Saponin bermanfaat untuk menurunkan aktivitas kolesterol serum

d.   Minyak atsiri
Minyak atsiri merupakan campuran dari beberapa campuran kimia dan secara umum sangat kompleks.

e.    Alkaloid
Alkaloid dalam bidang kesehatan mempunyai efek samping berupa pemicu sistem saraf, menaikkan tekanan darah, mengurangi rasa sakit, antimikroba,obat penenang dan obat penyakit jantung.

f.    Vitamin E
Vitamin E bermanfaat sebagai antioksidan, mencegah penyakit hati, mengobati kelelahan, membantu memperlambat penuaan karena oksidasi serta mencegah sterilitas.

g.   Antibakteri
Biji pepaya mengandung antibakteri yang efektif membasmi E.coli , Strepcoccous pyogenes, dan Vibrio cholera yang merupakan bakteri penyebab gangguan pencernaan.
















B.     REMPEYEK
1.     Pengertian Rempeyek
Menurut KBBI, rempeyek adalah panganan (lauk) terbuat dari tepung dengan kacang (udang,dsb), digoreng dalam bentuk pipih.

Menurut Wikipedia, rempeyek adalah sejenis makanan pelengkap dari kelompok gorengan. Secara umum, rempeyek adalah gorengan tepung beras yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental, diberi bumbu (terutama garam dan bawang putih), dan diberi bahan pengisi yang khas, biasanya biji kacang tanah atau kedelai .

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa rempeyek adalah makanan yang digoreng dalam bentuk pipih yang terbuat dari tepung beras serta diberi bahan pengisi.















DAFTAR PUSTAKA
“12 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan dan Kecantikan”.manfaat.co.id. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.23.
“Karya Tulis Pemanfaatan Buah Pepaya”.data-smaku.blogspot.co.id. Diakses tanggal 18 Januari 2016 pukul 19.30.
“Karya Ilmiah Pemanfaatan Biji Pepaya sebagai Kopi”.goeners.wordpress.com. Diakses tanggal 1 Februari 2016 pukul 20.20.
“Karya Ilmiah Remaja Biji Pepaya”.nadyasalsabila25.blogspot.co.id. Diakses tanggal 18 Januari 2016 pukul 20.25.
“Klasifikasi Tanaman Pepaya”. www.klasifikasitanaman.com. Diakses tanggal 10 Februari 2016 pukul 20.43.
“Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan”. manfaat.co.id. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 19.08.
“Manfaat Daun Pepaya,Biji,Bunga dan Akar Pohon Pepaya”. manfaatnyasehat.blogspot.com. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 18.52.
“Manfaat Pepaya bagi Kesehatan dan Obat Penyakit”. cakrawalasehat.blogspot.co.id. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.20.
Nadia,Firsta.2015.”Manfaat Biji Pepaya yang Perlu Anda Tahu”,28 Oktober.www.suara.com.Diakses tanggal 10 Februari 2016 pukul 20.39.
“Pepaya”. id.wikipedia.org. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 18.59.
“Rempeyek”. Id.wikipedia.org. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 19.24.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 190.Jakarta: Gramedia.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 1049. Jakarta: Gramedia.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 1162. Jakarta: Gramedia.



Resensi novel Kau,Aku dan Sepucuk Angpau Merah

Jejak Cinta dari Tepian Kapuas
Judul novel     : Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
Penulis            : Tere Liye
Penerbit          : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit    : 2013
Tebal               : 512 halaman

http://d.gr-assets.com/books/1326688274l/13414402.jpg
            “Camkan, bahwa cinta adalah perbuatan. Nah, dengan demikian, ingat baik-baik, kau selalu bisa memberi tanpa sedikitpun rasa cinta. Tetapi kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi”

            Novel ini mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang pemuda bernama Borno. Borno lahir dan besar di kota yang penuh dengan sejarah mistis, Pontianak. Ia disebutkan sebagai ‘bujang berhati paling lurus sepanjang tepian Kapuas’ , tapi hidupnya tidak se’lurus’ sebutannya. Ayahnya tersengat ubur-ubur saat melaut memilih untuk mendonorkan jantungnya pada seorang pasien gagal jantung. Pilihan ayahnya membawa konsekuensi pada berakhirnya detak jantung ayah Borno. Sejak itulah Borno menjadi anak yatim.

            Sejak ditinggal ayahnya, Borno tinggal berdua saja dengan ibunya. Disisi lain, selain dengan ibunya, Borno ‘hidup’ dengan orang-orang yang menyayanginya. Ada Andi, sahabat karib Borno sejak masih ingusan. Bang Togar, walaupun perawakannya keras tetapi ia memiliki hati yang lembut. Cik Taulani, pemilik warung makan ditepian Kapuas bermulut nyinyir. Koh Acong, pedagang cina yang hitungannya tak pernah meleset, serta Bang Jauhari dan petugas timer selalu melengkapi hari-hari Borno. Ada pula Pak Tua, seseorang yang bijak dan selalu memberikan petuah-petuah yang indah. Hingga datanglah Mei, gadis sendu nan menawan yang akhirnya mengisi dan mengombang-ambingkan hati Borno.

            Awal mula kisah ini berawal dari Borno yang sering bergonta-ganti pekerjaan. Pegawai pabrik karet, penjagan karcis, hingga petugas SPBU pernah Ia coba sebelum akhirnya Ia menjadi pengemudi sepit. Menjadi pengemudi sepit-lah akhirnya Borno bertemu dengan cinta pertamanya yaitu Mei. Mei adalah seorang gadis peranakan Cina yang bekerja pada yayasan keluarganya. Mei sengaja menjatuhkan sebuah amplop merah didasar sepit Borno yang membuat Borno mengira itu adalah barang penting dan berusaha mencari pemiliknya untuk dikembalikan.

            Sejak itulah kisah cinta sederhana ‘Bujang berhati lurus’ ini dimulai. Tingkah laku Borno yang ‘aneh’ dimulai. Diawali dari Borno yang selalu mengantre antrean sepit nomor tiga belas demi melihat Mei berangkat kerja, sengaja memperlambat laju sepitnya agar bisa berbincang dengan Mei, hingga mendatangi rumahnya dan bertemu dengan ‘satpam galak’penjaga rumah Mei. Hingga akhirnya Mei menjauhi dirinya. Ia pergi tanpa alasan,

            Pemuda manapun tentu saja sedih apabila sang kekasih menjauhi dirinya. Ditengah kegalauannya, datanglah Sarah, dokter gigi cantik nan ceria yang sedikit banyak mengubah suasana hati Borno. Namun, Sarah yang begitu cemerlang tak mampu menggantikan Mei dihati Borno. Borno akhirnya mencoba mencari Mei. Dimulai dari kantor yayasan, temapt dimana Mei bekerja hingga ke rumah Mei. Tapi, usaha Borno tersebut sia-sia. Usaha Borno selanjutnya adalah berkomunikasi dengan Mei menggunakan surat yang ia titipkan kepada Bibi penjaga rumah Mei, meskipun Mei tak pernah membalas surat-suratnya.

            Suatu ketika, saat final lomba sepit tujuh belas Agustusan, tiba-tiba saja Bibi memberikan surat dari Mei yang isinya membuat hati Borno kecewa : Mei kembali ke Surabaya. Mei menghilang dari hidup Borno kesekian kalinya. Tapi cerita Borno masih berlanjut, Borno memang kehilangan Mei, tapi demi Mei, Borno mencoba ikhlas.

            6 bulan berlalu, 1 tahun terlewati. Rahasia akhirnya terungkap. Borno mendapat kabar kalau Mei sakit keras di Surabaya. Sebelum menyusul Mei ke Surabaya, Bibi meminta Borno untuk membaca amplop yang dulu pernah ditinggalkan Mei didasar sepit. Disitulah semua rahasia terungkap. Amplop itu nyatanya sebuah surat yang menyimpan teka-teki mengapa Mei menjauhinya. Semua misteri terungkap jelas diamplop merah itu.

            Novel Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah merupakan novel best seller karya Tere Liye. Seperti novel Sunset Bersama Rosie yang juga merupakan karya Tere Liye, novel ini memberikan arti persahabatan yang terikat dalam waktu dua puluh tahun antara Rosie dan Tegar. Mereka tidak pernah mendapat kesempatan berbicara tentang cinta hanya karena nama mereka mengandung arti filosofis menyakitkan. Novel Sunset Bersama Rosie terbilang sebagai bacaan yang melankonis karena mengisahkan tentang persahabatan menjadi cinta dengan perjalanan untuk mencapainya yang sulit. Sedangkan novel Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah lebih terkesan sebagai bacaan kisah cinta sederhana sepasang manusia berbeda budaya.

            Novel ini menceritakan kisah cinta sederhana yang diceritakan dengan penuh perjuangan dan kejutan. Jalan cerita tidak mudah ditebak, sehingga membuat pembaca ingin terus membaca kelanjutannya. Tere Liye berhasil memainkan perasaan para pembaca melalui perasaan tokoh Borno yang dengan cepat dibuat berubah.

            Selain kisah Borno dan Mei, Tere Liye juga menceritakan tokoh lain yang tak kalah menarik. Semisal tokoh Bang Togar dengan karakter yang diawal cerita begitu menyebalkan dibanding Cik Taulani, pemilik warung makan dari melayu bermulut nyinyir tetapi baik hati. Karakter Koh Acong yang pandai mencongak tanpa salah, keturunan Tionghoa lengkap dengan gaya khasnya. Ada pula Pak Tua yang arif nan bijak dengan kata-katanya bak filosof. Walaupun mereka tak lebih berperan sebagai cameo belaka, walau begitu masing-masing tokoh mendapat porsinya sesuai cerita. Tere Liye selalu menggambarkan dengan cara yang cerdas dan kadang jenaka.

            Babak berikutnya, walaupun ada banyak hal yang dapat diduga, tetapi selalu saja ada kejutan istimewa. Misalnya pada sesi terapi di Surabaya, betapa kebetulannya Borno bisa bertemu dengan Mei yang menemani neneknya terapi di klinik alternatif. Ada juga betapa beruntung dan mudahnya Borno sengaja dipertemukan dengan dokter gigi cantik yang ternyata pernah bertemu di lorong rumah sakit tanpa salah mengenali muka dan nama Borno sekalipun.

            Ada hal penting yang tampaknya begitu ingin diungkap Tere Liye dalam karyanya ini, bukan hanya kisah cinta sederhana sepasang manusia berbeda budaya, melainkan tata nilai demokrasi betapa indah dan penuh cintanya toleransi yang ada pada cerita ini.

            Berbagai macam ras terwakili oleh tokoh-tokoh dalam cerita. Bukan hanya Mei yang keturunan cina dan Borno yang asli Pontianak, tetapi nilai kekeluargaan seolah sengaja dijalin dengan rapi sehingga tidak ada istilah tetangga atau saudara jauh. Semuanya adalah satu rumpun. Masing-masing tak merasa sebagai salah satu keturunan tertentu, semisal Pak Tua yang menceritakan “siapa disini yang berani bilang Koh Acong bukan penduduk asli Pontianak?” (hal 195).

            Latar tempat cerita yang berada di Pontianak membuat pembacanya seolah bisa mengenali seluk-beluk Kota Pontianak.        Letak Sungai Kapuasnya, tempat dermaga kayu, pelabuhan feri bahkan bentuk bangunan penduduknya. Bangunan penduduk pada umumnya terbuat dari kayu, bahkan terdapat kolong rumah panggung, dan gang sempit tempat Borno tinggal. Semua hal tersebut sangat terasa seolah-olah para pembaca berada disana dan menyaksikan sendiri cerita tersebut.

            Dalam novel ini pula sang novelis menceritakan sedikit cuplikan sejarah tentang mengapa Pulau Kalimantan mayoritas penduduknya terdiri atas Melayu, Dayak dan Cina. Cuplikan sejarah lain juga diselipkan berupa kisah cinta nan romantis pasangan buta si Fulan dan si Fulani dari mulai umur mereka 6 tahun saat meletus perang yang melibatkan pasukan Sekutu dan Jepang yang berhasil dikalahkan di Pasifik, samapi era tewasnya Jenderal Mallaby lalu berlanjut ke peristiwa G-30S/PKI, peristiwa Malari hingga krisis moneter tahun 1998 (hal 171-172). Walau hanya cuplikan sejarah dalam kisah romantis, tapi hal ini membuktikan betapa berbobotnya kisah sederhana ini.

            Yang tercermin dalam cerita ini mungkin cukup mewakili peranan perempuan  yang kedudukannya sejajar dengan kaum lelaki. Hal ini tergambar dalam kisah Sarah yang berlomba sepit dengan pengemudi sepit lelaki. Walau Bang Togar sempat tidak setuju dan merendahkan perempuan, tapi nyatanya dalam perlombaan sepit itu justru Sarah-lah yang menang. Dalam hal ini penulis sengaja menegaskan bahwa perempuan juga memiliki kemampuan yang sama baiknya dengan lelaki.

            Kekurangan dalam novel ini adalah ending yang menggantung. Walaupun happy ending , akhir cerita dibiarkan menggantung. Seolah pembaca sengaja dibiarkan berpikir. Tapi terlepas dari kekurangan tersebut, Tere Liye selalu bisa menutupinya. Banyak sekali pesan yang disampaikan oleh Tere Liya dalam tema yang sederhana ini. Dari mulai masalah solidaritas, gender, sosial sampain pencarian hakikat cinta sejati semua diungkap dengan cara yang mudah dicerna dan manis.

            Banyak nilai-nilai kebijaksanaan yang ada dalam cerita ini, yakni merangkaika cinta dengan kesederhaan, tak cuma cinta sepasang kekasih, tapi juga cinta diantara sesama tokoh dan juga  cinta kepada tanah air, khususnya kepada tempat dimana dia dibesarkan.

            Tere-liye adalah seorang penulis novel berbahasa indonesia. Lahir pada tanggal 21 Mei 1979 dan telah menghasilkan 14 buah novel. Gaya Bahasanya yang padat namun ringan seakan memberi ciri khas tersendiri. Begitu ringan dicerna dan tak jarang selalu membuat pembacanya merasa ‘speeshless’. Pembahasan yang mendalam selalu membuat pembacanya merasa terlibat dalam novel tersebut.

Terlepas dari buku fiksi yang tebal, secara keseluruhan novel ini sangat menarik untuk dibaca. Bertemakan kesederhanaan dalam cinta yang saya yakin semua orang tertarik untuk membacanya. Berbeda dari novel fiksi lain dengan cerita cinta yang begitu rumit, bertele-tele tapi tak banyak mengaduk-aduk emosi, maka novel Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah ini layak dijadikan referensi baik itu untuk pelajar maupun umum. Karena novel ini menggali kisah sederhana menjadi kisah yang sangat menarik untuk dibaca.

Kutipan kalimat emas dalam novel :
“Sejatinya, rasa suka tak perlu diumbar apalagi ditulis, kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan dia semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sessuka ini” (hal 428).
“Dalam urusan ini, sembilan dari sepersepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri, dibesar-besarkan sendiri. Nyatanya seperti itu? Boleh jadi tidak”(hal 133).
“Camkan, bahwa cinta adalah perbuatan. Nah, dengan demikian, ingat baik-baik, kau selalu bisa memberi tanpa sedikitpun rasa cinta. Tetapi kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi”(hal 168).