Rabu, 02 November 2016

Karya Tulis Ilmiah

BAB 1
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
            Buah Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya L . Buah Pepaya adalah buah yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Selatan bagian utara. Buah Pepaya kini menyebar luas dan banyak ditanam di daerah tropis. Buah Pepaya berasal dari Bahasa Belanda “papaja” atau juga bisa berasal dari Bahasa Arawak “papaya”. Di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan nama Pepaya. Orang Jawa menyebutnya dengan nama Kates, sedangkan orang Sunda menyebutnya dengan Gedang.
            Buah Pepaya mempunyai banyak manfaat untuk manusia. Buah Pepaya selain mengandung vitamin A, ternyata buah ini banyak dimanfaatkan sebagai obat. Di Indonesia pemanfaatan buah ini sendiri masih kurang maksimal. Hal ini disebabkan kebanyakan masyarakat menganggap remeh buah yang banyak tumbuh di Indonesia. Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih memilih buah-buahan impor seperti buah Pir, buah Apel dan buah Kiwi. Buah-buahan impor pun belum tentu memiliki manfaat sebanyak buah Pepaya.
            Salah satu alasan mengapa buah  Pepaya kurang disukai oleh masyarakat adalah kurangnya kreatifitas dalam mengolah buah ini. Selama ini yang kita tahu hanya buah dan daun pohon Pepaya saja yang dapat dimanfaatkan.Ternyata biji buahPepaya pun dapat dimanfaatkan apabila kita pandai mengolahnya. Biji buah Pepaya dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Olahan sebelumnya pada biji pepaya diantara lain ada kopi yang terbuat dari biji pepaya.Selain dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan, biji buah Pepaya dapat pula diolah menjadi makanan ringan dalam bentuk rempeyek. Oleh karena itu, kami mencoba membuat variasi baru rempeyek yang bahannya terbuat dari biji buah Pepaya. Alasan kami memilih rempeyek adalah melihat begiu banyak minat dan rasa suka masyarakat terhadap makanan jenis ini. Makanan ringan ini dinamakan “Rempeyek dari Biji Buah Pepaya”.
B. RUMUSAN MASALAH
1.     Apa saja zat yang terkandung dari biji buah pepaya ?
2.     Apa saja manfaat yang dari biji buah pepaya?
C. TUJUAN
1.     Mengetahui kandungan zat yang ada dalam biji buah pepaya.
2.     Mengetahui manfaat biji buah pepaya bagi tubuh manusia.
D. MANFAAT
1.     Bagi Masyarakat
Menambah wawasan kepada masyarakat bahwa biji buah pepaya mempunyai banyak manfaat, salah satu diantaranya adalah dapat diolah menjadi rempeyek.
2.     Bagi Peneliti
Menambah pengetahuan bahwa biji buah pepaya dapat diolah menjadi rempeyek.
E. SISTEMATIKA KARYA TULIS
BAB 1 Pendahuluan
Membahas tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat dan sistematika karya tulis.
BAB 2 Kajian Pustaka
Membahas tentang pepaya, khususnya biji buah pepaya dan rempeyek.



BAB 2
KAJIAN PUSTAKA
A.     PEPAYA
1. Pengertian dan Klasifikasi Pepaya
     Klasifikasi buah pepaya sebagai berikut :
Kingdom              : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom        : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi        : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                   : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                    : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas            : Dilleniidae
Ordo                     : Violales
Famili                  : Caricaceae
Genus                   : Carica
Spesies                 : Carica papaya L.

            Menurut Wikipedia, Pepaya adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerka Selatan. Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam diseluruh daerah tropis.

            Menurut KBBI, Pepaya adalah tumbuhan buah tropis, batangnya lurus tidak beranting seperti Palem, tetapi tidak berkayu, buahnya berdaging tebal dan manis; betik; kates; keliki; Carica papaya.

            Menurut KBBI, Biji adalah isi buah (yang apabila ditanam dapat tumbuh).Butir buah yang kecil-kecil.

            Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa biji pepaya adalah butir buah yang kecil-kecil dari buah yang tumbuh di daerah tropis yang kini sudah menyebar luas, buahnya berbentuk bulat lonjong serta manis.
2. Jenis Pepaya
            Jenis pepaya berbeda-beda karena berbeda pemanfaatan dan selesra konsumen.
a.      Pepaya Bangkok
Pepaya bangkok diintroduksi dari Thailand. Permukaan buahnya tidak rata dan kulit luarnya relatif tipis, sehingga sulit dikupas. Kelebihannya, dagingnya manis dan berair. Buahnya berukuran besar.
b.     Pepaya Solo F1
Pepaya ini adalah pepaya kultivar hibrida unggul dari Hawai. Buahnya kecil-kecil dan disukai kaum barat.
c.      Pepaya Callina
Pepaya ini adalah adalah salah satu varietas pepaya hasil pemuliaan oleh tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) di Institut Pertanian Bogor. Namun, di pasaran pepaya ini lebih dikenal dengan sebutan "pepaya california" sehingga tidak heran banyak orang terkecoh dan mengira bahwa pepaya ini termasuk buah impor.

3. Manfaat Buah Pepaya
a.      Anti Inflamasi
Manfaat papaya bagi penderita arthritis, osteoporosis, edama dapat menghilangkan rasa sakit karena enzim anti inflamasi yang terkandung pada pepaya. Enzim tersebut juga memiliki sifat mencegah kanker.
b.     Menguatkan sistem imun
Vitamin C dan vitamin A yang diproduksi dalam tubuh. Senyawa beta karoten yang terdapat dalam pepaya, diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari dalam. Oleh karena itu, pepaya mungkin menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam.
c.      Menyehatkan tulang
Kekurangan asupan vitamin K banyak dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi, pada masalah patah tulang. Penting untuk mengkonsumsi buah pepaya, untuk mencukupi kebutuhan vitamin K untuk kesehatan tulang yang baik. Karena melakukan tindakan dalam mengubah protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi ekskresi kalsium.
d.     Baik untuk penderita diabetes
Pada sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah dan penderita diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan insulin. Dengan 1 buah pepaya ukuran sedang, menyediakan sekitar 4,7 gram serat.
e.      Mencegah penyakit jantung
Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium , merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung
f.      Baik untuk pencernaan
Manfaat pepaya yang satu ini sudah tidak diragukan lagi, jika anda susah BAB, pepaya solusinya. Di dalam pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain, yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi tersebut, sangat baik dalam pencegahan sembelit dan mempromosikan keteraturan buang air besar, sehingga menyehatkan saluran pencernaan.
g.     Mencegah degenerasi makula
Senyawa eaxanthin antioksidan yang ditemukan dalam pepaya, menyaring sinar cahaya biru berbahaya yang diperkirakan, akan berperan protektif dalam kesehatan mata untuk menangkal kerusakan degenerasi.

h.     Mempercepat proses penyembuhan luka
Ketika pepaya digunakan secara topikal dengan menumbuk buahnya, terlihat bermanfaat untuk mempromosikan penyembuhan luka dan mencegah infeksi daerah kulit yang terbakar. Para peneliti percaya bahwa enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep. Salep yang mengandung enzim papain juga telah digunakan untuk mengobati ulkus dekubitus atau luka baring.
i.       Pencegahan asma
Risiko untuk mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten, yang banyak terkandung dalam pepaya. Seperti yang juga terdapat pada manfaat brokoli, manfaat melon, labu dan manfaat wortel.
j.       Menurunkan berat badan
Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik.
k.     Daging buah pepaya yang berfermentasi, membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat.
l.       Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.


4.     Manfaat biji pepaya
a.    Antibakteri
Penelitian telah dilakukan dan menemukan kalau biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

b.   Melindungi ginjal
Penelitian telah menemukan kalau dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

c.    Menghilangkan parasit di usus
Ada bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak Nigeria dengan parasit usus, 76,7% dari anak-anak bebas parasit setelah tujuh hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari anak-anak yang menerima plasebo.

d.   Menetralisir racun dalam hati
Dalam pengobatan di negeri Cina diyakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

e.    Mengobati cacingan
Penyakit memalukan ini juga sangat baik dibasmi dengan biji pepaya, bahkan sangat ampuh katanya.

f.    Mengatasi uban
Bubuk biji pepaya yang dikeringkan dan telah ditumbuk halus dipercaya dapat membantu menghilangkan uban di rambut. Gunakan secara rutin untuk pada saat mandi lalu keramas dengan air bersih agar uban hilang dan tidak menjadi jadi.


5.     Kandungan zat dalam biji pepaya
a.    Tanin
Tanin merupakan zat organik kompleks dan terdiri dari senyawa fenolik. Tanin dahulu digunakan untuk menyamakkan kulit hewan karena dapat mengikat protein.

b.   Flavonoid
Flavonoid merupakan senyawa pereduksi yang baik, menghambat banyak reaksi oksidasi. Secara tradisional, Flavonoid digunakan untuk mengobati penyakit hati.

c.    Saponin
Saponin bermanfaat untuk menurunkan aktivitas kolesterol serum

d.   Minyak atsiri
Minyak atsiri merupakan campuran dari beberapa campuran kimia dan secara umum sangat kompleks.

e.    Alkaloid
Alkaloid dalam bidang kesehatan mempunyai efek samping berupa pemicu sistem saraf, menaikkan tekanan darah, mengurangi rasa sakit, antimikroba,obat penenang dan obat penyakit jantung.

f.    Vitamin E
Vitamin E bermanfaat sebagai antioksidan, mencegah penyakit hati, mengobati kelelahan, membantu memperlambat penuaan karena oksidasi serta mencegah sterilitas.

g.   Antibakteri
Biji pepaya mengandung antibakteri yang efektif membasmi E.coli , Strepcoccous pyogenes, dan Vibrio cholera yang merupakan bakteri penyebab gangguan pencernaan.
















B.     REMPEYEK
1.     Pengertian Rempeyek
Menurut KBBI, rempeyek adalah panganan (lauk) terbuat dari tepung dengan kacang (udang,dsb), digoreng dalam bentuk pipih.

Menurut Wikipedia, rempeyek adalah sejenis makanan pelengkap dari kelompok gorengan. Secara umum, rempeyek adalah gorengan tepung beras yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental, diberi bumbu (terutama garam dan bawang putih), dan diberi bahan pengisi yang khas, biasanya biji kacang tanah atau kedelai .

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa rempeyek adalah makanan yang digoreng dalam bentuk pipih yang terbuat dari tepung beras serta diberi bahan pengisi.















DAFTAR PUSTAKA
“12 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan dan Kecantikan”.manfaat.co.id. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.23.
“Karya Tulis Pemanfaatan Buah Pepaya”.data-smaku.blogspot.co.id. Diakses tanggal 18 Januari 2016 pukul 19.30.
“Karya Ilmiah Pemanfaatan Biji Pepaya sebagai Kopi”.goeners.wordpress.com. Diakses tanggal 1 Februari 2016 pukul 20.20.
“Karya Ilmiah Remaja Biji Pepaya”.nadyasalsabila25.blogspot.co.id. Diakses tanggal 18 Januari 2016 pukul 20.25.
“Klasifikasi Tanaman Pepaya”. www.klasifikasitanaman.com. Diakses tanggal 10 Februari 2016 pukul 20.43.
“Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan”. manfaat.co.id. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 19.08.
“Manfaat Daun Pepaya,Biji,Bunga dan Akar Pohon Pepaya”. manfaatnyasehat.blogspot.com. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 18.52.
“Manfaat Pepaya bagi Kesehatan dan Obat Penyakit”. cakrawalasehat.blogspot.co.id. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 18.20.
Nadia,Firsta.2015.”Manfaat Biji Pepaya yang Perlu Anda Tahu”,28 Oktober.www.suara.com.Diakses tanggal 10 Februari 2016 pukul 20.39.
“Pepaya”. id.wikipedia.org. Diakses tanggal 6 Januari 2016 pukul 18.59.
“Rempeyek”. Id.wikipedia.org. Diakses tanggal 21 Februari 2016 pukul 19.24.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 190.Jakarta: Gramedia.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 1049. Jakarta: Gramedia.
Tim Penulis.2008.”Kamus Besar Bahasa Indonesia”.ed 4.Hal 1162. Jakarta: Gramedia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar